Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Distribusi Susu Dan Goodie bag, Perkuat Intervensi Gizi Anak Stunting di Gorontalo Utara
Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Distribusi Susu Dan Goodie bag, Perkuat Intervensi Gizi Anak Stunting di Gorontalo Utara
Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri kegiatan Distribusi Pemberian Susu Dan Goodie bag untuk Intervensi Anak Stunting serta Balita dalam rangka Pilot Project Implementasi 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Gorontalo Tahun 2026.
Kegiatan
tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan
Kwandang, Rabu (09-09-2026), dan menjadi bagian dari upaya memperkuat
intervensi pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya balita
dan anak yang mengalami stunting.
Kegiatan
ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua
TP Posyandu Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan beserta 6 (enam) OPD Bidang
Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Gorontalo.
Dari
Kabupaten Gorontalo Utara langsung di hadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara
Nurjanah Hasan Yusuf, Sekretaris
TP-PKK Gorontalo Utara yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda
Gorontalo Utara, Osna Haluti, serta jajaran perangkat daerah yang terlibat
dalam implementasi 6 (enam) bidang SPM.
Di
antaranya Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara Sri Fenty Asagaf, Sekretaris
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Susanti Mooduto, Sekretaris Bapppeda
Gorontalo Utara Roni Damiti, Sekretaris Dinas Pendidikan Guntur, Sekretaris
Dinas PUPR Haris Dalie, Kepala Bidang Perkim Anita Hadi, perwakilan Satpol-PP,
Kepala Puskesmas Molingkapoto, serta Kepala Desa Molingkapoto Alfian Uno dan orang
tua dari anak balita Penerima Bantuan serta pelajar / siswa .
Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemenuhan gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah dan menangani stunting.
Menurutnya, intervensi terhadap anak stunting dan balita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya melalui sektor kesehatan, tetapi juga dengan dukungan berbagai perangkat daerah, pemerintah desa, TP PKK, kader Posyandu dan masyarakat.
“Penanganan
stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Pemberian
asupan gizi merupakan bagian penting dari intervensi, tetapi harus dibarengi
dengan pemantauan pertumbuhan anak, pelayanan kesehatan serta edukasi kepada
keluarga,” ujar Nurjanah.
Ia juga
mengapresiasi pelaksanaan pilot project implementasi enam bidang SPM di
Gorontalo Utara yang menurutnya menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan
dasar kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan
intervensi secara langsung.
Nurjanah
berharap bantuan dan intervensi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara
optimal oleh keluarga penerima, sehingga memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan status gizi dan kesehatan anak.
Sementara itu, keterlibatan berbagai OPD dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk membangun sinergi lintas sektor dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, pemerintah berharap upaya pencegahan dan penanganan stunting
dapat semakin terarah, sekaligus memastikan anak-anak di Gorontalo Utara
memperoleh hak atas kesehatan, gizi dan tumbuh kembang yang optimal.(Kominfo-Gorut)
