info@gorutkab.go.id +6285240046579

Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Distribusi Susu Dan Goodie bag, Perkuat Intervensi Gizi Anak Stunting di Gorontalo Utara

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 99 Kali
Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Distribusi Susu Dan Goodie bag, Perkuat Intervensi Gizi Anak Stunting di Gorontalo Utara

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri kegiatan  Distribusi  Pemberian Susu Dan Goodie bag untuk Intervensi Anak Stunting serta Balita dalam rangka Pilot Project Implementasi 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Gorontalo Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang, Rabu (09-09-2026), dan menjadi bagian dari upaya memperkuat intervensi pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya balita dan anak yang mengalami stunting.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua TP Posyandu Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan beserta 6 (enam) OPD Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Gorontalo.

Dari Kabupaten Gorontalo Utara langsung di hadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf,  Sekretaris TP-PKK Gorontalo Utara yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorontalo Utara, Osna Haluti, serta jajaran perangkat daerah yang terlibat dalam implementasi 6 (enam) bidang SPM.

Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara Sri Fenty Asagaf, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Susanti Mooduto, Sekretaris Bapppeda Gorontalo Utara Roni Damiti, Sekretaris Dinas Pendidikan Guntur, Sekretaris Dinas PUPR Haris Dalie, Kepala Bidang Perkim Anita Hadi, perwakilan Satpol-PP, Kepala Puskesmas Molingkapoto, serta Kepala Desa Molingkapoto Alfian Uno dan orang tua dari anak balita Penerima Bantuan serta pelajar / siswa .

Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemenuhan gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah dan menangani stunting.


Menurutnya, intervensi terhadap anak stunting dan balita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya melalui sektor kesehatan, tetapi juga dengan dukungan berbagai perangkat daerah, pemerintah desa, TP PKK, kader Posyandu dan masyarakat.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Pemberian asupan gizi merupakan bagian penting dari intervensi, tetapi harus dibarengi dengan pemantauan pertumbuhan anak, pelayanan kesehatan serta edukasi kepada keluarga,” ujar Nurjanah.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pilot project implementasi enam bidang SPM di Gorontalo Utara yang menurutnya menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan intervensi secara langsung.

Nurjanah berharap bantuan dan intervensi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi dan kesehatan anak.

Sementara itu, keterlibatan berbagai OPD dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk membangun sinergi lintas sektor dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.


Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat semakin terarah, sekaligus memastikan anak-anak di Gorontalo Utara memperoleh hak atas kesehatan, gizi dan tumbuh kembang yang optimal.(Kominfo-Gorut)