info@gorutkab.go.id +6285240046579

Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Gerakan Pangan Murah di Desa Tolongio, Tekan Harga, Jaga Daya Beli.

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 97 Kali
Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Hadiri Gerakan Pangan Murah di Desa Tolongio, Tekan Harga, Jaga Daya Beli.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara kembali menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Komitmen itu diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum BULOG Cabang Gorontalo, di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kamis (10-09-2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara Ajuba Talib bersama jajaran, Camat Anggrek, Kepala Desa Tolongio, serta masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta pengendalian inflasi daerah.

Dalam sambutan Bupati Gorontalo Utara yang disampaikan pada kegiatan tersebut, ditegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah memiliki komitmen memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan yang cukup, aman, berkualitas, dan terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah yang kita laksanakan pada hari ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” demikian ditegaskan dalam sambutan Bupati.

Melalui GPM, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika harga pangan, khususnya komoditas yang memberikan pengaruh terhadap inflasi daerah.

Wabup Nurjanah Hasan Yusuf bersama jajaran pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pemerintah menyadari bahwa perubahan harga pangan tidak hanya berdampak terhadap daya beli, tetapi juga dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga. Karena itu, pengendalian harga pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, distributor, petani, kelompok tani, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan.


Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak memanfaatkan Gerakan Pangan Murah dengan sebaik-baiknya dan membeli sesuai kebutuhan.

Sementara kepada para pelaku usaha dan distributor pangan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan dalam menjaga kelancaran pasokan pangan di Kabupaten Gorontalo Utara.

Pemkab Gorontalo Utara juga menegaskan pentingnya pemantauan secara berkelanjutan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan komoditas pangan strategis di seluruh wilayah.

Apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat, pemerintah daerah didorong untuk segera mengambil langkah intervensi sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

Pesan pentingnya jelas: Gerakan Pangan Murah tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program ini harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, daya beli masyarakat, sekaligus pengendalian inflasi daerah.

Antusiasme masyarakat Desa Tolongio menjadi sinyal positif bahwa kehadiran pemerintah melalui program pangan murah sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.

Dari Desa Tolongio, Pemkab Gorontalo Utara kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat dijangkau.


Pemerintah hadir, pasokan dijaga, harga dikendalikan, daya beli masyarakat dilindungi.(Kominfo-Gorut)