WAKIL BUPATI GORONTALO UTARA HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H, AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN DAN KETELADANAN
WAKIL BUPATI GORONTALO UTARA HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H, AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN DAN KETELADANAN
Wakil
Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah Tahun 2026 yang berlangsung
di Masjid Agung Baiturrahim, Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten
Gorontalo Utara.
Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa
keagamaan. Kegiatan dilaksanakan secara nasional sekaligus dipadukan dengan
tradisi zikir yang menjadi bagian dari kehidupan keagamaan dan budaya
masyarakat Gorontalo.
Hadir dalam
kegiatan tersebut Ketua Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo Utara Thamrin Yusuf,
Tuan Khadhi Faizal Aliyafi, Staf Ahli Bupati, ,para Asisten Setda Kabupaten
Gorontalo Utara pimpinan OPD se-Kabupaten Gorontalo Utara, Camat dan Sekcam
Kwandang, para Kepala Desa se-Kecamatan Kwandang, para imam wilayah, tokoh
agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dan masyarakat setempat.
Dalam
sambutannya, Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf mengajak seluruh masyarakat
menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan,
menjaga kehidupan bermasyarakat, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam
kehidupan sehari-hari.
Ia
menegaskan, seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, memiliki amanah dan
tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta bersama-sama
menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Sebagai
masyarakat, kita harus terus berjuang, bersatu dan menjaga kehidupan. Kita
semua memiliki amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat,” ungkapnya.
Wakil
Bupati juga menekankan bahwa kemajuan pembangunan dan perkembangan ekonomi
harus dibarengi dengan pembangunan masyarakat yang adil dan berkeadaban,
terutama dalam mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan.
Karena itu,
ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan generasi muda sebagai generasi
yang berilmu, berakhlak, peduli terhadap kehidupan sosial, serta mampu
memberikan solusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Menurutnya,
pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur,
tetapi juga harus mencakup pembangunan sosial dan pembangunan manusia yang
kuat. Hal tersebut harus dimulai dari penguatan iman, pendidikan, akhlak dan
kepedulian sosial.
“Pembangunan
daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga
pembangunan sosial dan pembangunan manusia yang kuat. Semuanya harus dimulai
dengan iman, pendidikan dan pembentukan masyarakat yang berkarakter,” ujarnya.
Nurjanah
juga mengajak pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya
para ulama dan tokoh agama, untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan
Kabupaten Gorontalo Utara yang aman, tangguh, maju dan sejahtera.
Ia berharap
momentum Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk menyatukan gerak umat,
memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kerja sama serta membangun
kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Wakil Bupati
juga menekankan pentingnya menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah,
tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pembentukan karakter generasi muda,
pendidikan keagamaan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Di akhir
sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi kader
penggerak dan mitra pemerintah dalam pembangunan, dengan senantiasa melakukan
introspeksi serta memperbaiki diri.
“Semoga keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya kita sampaikan dalam peringatan Maulid, tetapi juga kita wujudkan melalui perilaku dan amalan dalam kehidupan kita sehari-hari,” harapnya.
Ketua
Lembaga Adat Ajak Masyarakat Jaga Nilai Tradisi dan Kebersamaan
Sementara
itu, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo Utara, Thamrin Yusuf, turut
menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai adat,
kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.
Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi zikir dinilai menjadi
bagian penting dalam menjaga warisan keagamaan dan budaya masyarakat Gorontalo
agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membeda-bedakan satu sama lain, menjaga persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tuan
Khadhi Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Keteladanan Rasulullah
Pada
kesempatan yang sama, Tuan Khadhi Faizal Aliyafi menyampaikan pesan keagamaan
kepada seluruh jamaah agar momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti
sebatas kegiatan seremonial, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan
sehari-hari.
Ia mengajak
seluruh umat untuk meneladani Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kasih sayang,
persaudaraan, pendidikan, kepedulian terhadap sesama dan penguatan kehidupan
umat.
Menurutnya,
sinergi antara ulama dan umara menjadi bagian penting dalam membangun
masyarakat yang religius, harmonis dan memiliki kepedulian sosial. Kebersamaan
antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat juga diharapkan terus
terjaga, khususnya dalam memakmurkan Masjid Agung Baiturrahim sebagai pusat
kegiatan keagamaan dan pembinaan umat.
Tuan Khadhi
juga mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjadikan ajaran dan keteladanan
Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, sehingga kecintaan
kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui sikap, perilaku dan amal
kebaikan.
Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim tersebut
ditutup dengan rangkaian zikir dan doa bersama. Kegiatan ini diharapkan semakin
mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan umat serta menumbuhkan semangat
bersama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gorontalo Utara yang religius,
aman, maju dan sejahtera.(Kominfo-Gorut)
