info@gorutkab.go.id +6285240046579

WAKIL BUPATI GORONTALO UTARA HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H, AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN DAN KETELADANAN

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 102 Kali
WAKIL BUPATI GORONTALO UTARA HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H, AJAK MASYARAKAT PERKUAT PERSATUAN DAN KETELADANAN

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah Tahun 2026 yang berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim, Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa keagamaan. Kegiatan dilaksanakan secara nasional sekaligus dipadukan dengan tradisi zikir yang menjadi bagian dari kehidupan keagamaan dan budaya masyarakat Gorontalo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo Utara Thamrin Yusuf, Tuan Khadhi Faizal Aliyafi, Staf Ahli Bupati, ,para Asisten Setda Kabupaten Gorontalo Utara pimpinan OPD se-Kabupaten Gorontalo Utara, Camat dan Sekcam Kwandang, para Kepala Desa se-Kecamatan Kwandang, para imam wilayah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kehidupan bermasyarakat, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, memiliki amanah dan tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta bersama-sama menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai masyarakat, kita harus terus berjuang, bersatu dan menjaga kehidupan. Kita semua memiliki amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa kemajuan pembangunan dan perkembangan ekonomi harus dibarengi dengan pembangunan masyarakat yang adil dan berkeadaban, terutama dalam mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan generasi muda sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, peduli terhadap kehidupan sosial, serta mampu memberikan solusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus mencakup pembangunan sosial dan pembangunan manusia yang kuat. Hal tersebut harus dimulai dari penguatan iman, pendidikan, akhlak dan kepedulian sosial.

“Pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sosial dan pembangunan manusia yang kuat. Semuanya harus dimulai dengan iman, pendidikan dan pembentukan masyarakat yang berkarakter,” ujarnya.

Nurjanah juga mengajak pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama, untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Gorontalo Utara yang aman, tangguh, maju dan sejahtera.

Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk menyatukan gerak umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kerja sama serta membangun kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pembentukan karakter generasi muda, pendidikan keagamaan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi kader penggerak dan mitra pemerintah dalam pembangunan, dengan senantiasa melakukan introspeksi serta memperbaiki diri.

“Semoga keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya kita sampaikan dalam peringatan Maulid, tetapi juga kita wujudkan melalui perilaku dan amalan dalam kehidupan kita sehari-hari,” harapnya.


Ketua Lembaga Adat Ajak Masyarakat Jaga Nilai Tradisi dan Kebersamaan

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo Utara, Thamrin Yusuf, turut menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai adat, kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi zikir dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga warisan keagamaan dan budaya masyarakat Gorontalo agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membeda-bedakan satu sama lain, menjaga persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tuan Khadhi Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Keteladanan Rasulullah

Pada kesempatan yang sama, Tuan Khadhi Faizal Aliyafi menyampaikan pesan keagamaan kepada seluruh jamaah agar momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak seluruh umat untuk meneladani Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kasih sayang, persaudaraan, pendidikan, kepedulian terhadap sesama dan penguatan kehidupan umat.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis dan memiliki kepedulian sosial. Kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga, khususnya dalam memakmurkan Masjid Agung Baiturrahim sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat.

Tuan Khadhi juga mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjadikan ajaran dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, sehingga kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui sikap, perilaku dan amal kebaikan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim tersebut ditutup dengan rangkaian zikir dan doa bersama. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan umat serta menumbuhkan semangat bersama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gorontalo Utara yang religius, aman, maju dan sejahtera.(Kominfo-Gorut)