info@gorutkab.go.id +6285240046579

Asisten II Osna Haluti Ikuti Rakor Inflasi, TPID Gorontalo Utara Perkuat Strategi Pengendalian Harga Pangan

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 67 Kali
Asisten II Osna Haluti Ikuti Rakor Inflasi, TPID Gorontalo Utara Perkuat Strategi Pengendalian Harga Pangan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (12-10-2026).

Rakor tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri tentang Pengelolaan Sarana dan Prasarana serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Berdasarkan data IPH Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo Utara,  menyampaikan bahwa berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kedua Oktober 2026, Kabupaten Gorontalo Utara mencatat IPH sebesar -0,07. komoditas cabai merah dan beras tercatat sebagai komoditas yang memberikan andil terhadap perubahan harga, dengan posisi Kabupaten Gorontalo Utara berada pada peringkat ke-32.

Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi bagi TPID untuk terus memperkuat pemantauan perkembangan harga dan mengambil langkah antisipatif terhadap potensi gejolak harga kebutuhan pokok di daerah.

Usai mengikuti rakor yang diselenggarakan Kemendagri RI, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gorontalo Utara yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara.

Rapat TPID ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta menjamin kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.

Pembahasan berfokus pada penguatan sinergi antaranggota TPID melalui kerangka 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Sejumlah agenda strategis yang dibahas meliputi tindak lanjut Kerja Sama Antar Daerah (KAD), pelaksanaan Gerakan Menanam (GAM) untuk komoditas yang rentan memicu inflasi seperti cabai dan bawang merah, serta penguatan kapasitas kelembagaan TPID Kabupaten Gorontalo Utara.

Selain itu, rapat membahas pelaksanaan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah, inspeksi mendadak (sidak) pasar dan distributor, penguatan pemantauan harga melalui sistem informasi harga pangan, serta dukungan subsidi transportasi guna memperlancar distribusi komoditas pangan.

Turut mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara Ajuba Thalib, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Gorontalo Utara Muhammad Fader Zubedi, serta anggota TPID Kabupaten Gorontalo Utara.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berkomitmen memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui sinergi lintas sektor, penguatan produksi pangan lokal, pemantauan harga secara berkala, dan perbaikan distribusi. Upaya ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.(Kominfo-Gorut)