Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo
Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo
Bupati
Gorontalo Utara Thariq Modanggu bersama Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf
menghadiri upacara penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati
Gorontalo, H. Sofyan Puhi, ST. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas
Bupati Gorontalo dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh
agama, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Gorontalo. Sabtu (17-10-2026)
Kehadiran
Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara menjadi bentuk penghormatan terhadap
nilai-nilai adat dan budaya Gorontalo yang terus dijaga sebagai bagian penting
dari identitas dan jati diri masyarakat daerah.
Dalam
kesempatan tersebut, Bupati Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjanah Hasan
Yusuf tampil serasi mengenakan busana adat Gorontalo berwarna kuning. Bupati
Thariq Modanggu mengenakan Takowa Daa, sedangkan Wakil Bupati
Nurjanah Hasan Yusuf mengenakan Galenggo. Penampilan keduanya
mencerminkan penghormatan terhadap tradisi dan kekayaan budaya lokal dalam
momentum adat yang penuh makna tersebut.
Upacara
penganugerahan gelar adat Pulanga kepada H. Sofyan Puhi turut dihadiri Gubernur
Gorontalo Gusnar Ismail bersama Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo Nani Ismail
Mokodongan, Wakil Gubernur Gorontalo Idha Syaidah Rusli Habibie, Ketua DPRD
Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, mantan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim,
mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, serta anggota DPD RI Provinsi Gorontalo Rahmiyati Yahya.
Hadir pula Tuan Khadhi Kabupaten Gorontalo Utara Ustaz Faisal Aliyafi, para pejabat pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Gorontalo.
Bupati dan
Wakil Bupati Gorontalo Utara didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan,
Hukum dan Politik Yusuf Abdullah Hasan serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat
(Kesra) Setda Kabupaten Gorontalo Utara Harsono Rahman.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi resmi
menyandang gelar adat Pulanga Ta'uwa Lo Lahuwa yang artinya Khalifah Negeri
atau Raja. Gelar itu bermakna pemimpin negeri yang memiliki kewibawaan, arif,
dan bertindak tegas.
Para
pemangku adat U Duluwo Limo Lopohalaa menyepakati penganugerahan gelar adat
Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Hi. Sofyan Puhi. Kesepakatan tersebut diambil
melalui musyawarah adat di Banthayo Poboide, Kecamatan Limboto
Pulanga
merupakan gelar kehormatan tertinggi dalam tatanan adat Gorontalo yang
diberikan kepada tokoh berdasarkan ilomata, yakni karya, jasa, dan pengabdian
nyata kepada masyarakat. Penganugerahan ini berlandaskan falsafah “Adat
bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah”.
Penganugerahan
gelar adat Pulanga merupakan momentum penting dalam pelestarian adat dan budaya
Gorontalo. Tradisi ini menjadi bagian dari penghormatan adat yang sarat dengan
nilai-nilai luhur, sekaligus memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di
tengah masyarakat.
Melalui
kehadiran dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara
menunjukkan komitmen untuk terus menghargai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya
daerah sebagai kekayaan yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. (Kominfo-Gorut)
