info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Dorong Wirausaha Muda Gorontalo Utara Kembangkan Potensi Bisnis Kopi

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 76 Kali
Bupati Thariq Modanggu Dorong Wirausaha Muda Gorontalo Utara Kembangkan Potensi Bisnis Kopi

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, memberikan materi sekaligus motivasi kepada peserta Pelatihan Barista bagi Wirausaha Muda Pemula (WMP) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gerbang Emas, Kantor Bupati Gorontalo Utara, Senin (19-10-2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa usaha kopi memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh generasi muda. Tumbuhnya budaya minum kopi serta semakin dekatnya kafe dengan kehidupan sehari-hari anak muda menjadi peluang usaha yang menjanjikan, bahkan dapat dimulai dari skala kecil dengan modal yang terukur.

Menurutnya, keterampilan sebagai barista bukan sekadar kemampuan meracik dan menyajikan minuman, tetapi juga menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

“Peluang itu ada di depan mata. Budaya kopi terus tumbuh dan semakin lekat dengan kehidupan anak muda. Keterampilan sebagai barista dapat menjadi jalan untuk bekerja di kafe ataupun membuka usaha sendiri,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak peserta melihat kopi dari sudut pandang filosofi kehidupan. Menurutnya, rasa pahit pada kopi mengandung paradoks yang menarik: sesuatu yang terasa pahit justru dicari, dinikmati, dan dapat menghadirkan inspirasi bagi penikmatnya.

Ia mengibaratkan kopi sebagai pelajaran bahwa sesuatu yang pahit tidak selalu berakhir dengan kepahitan. Dengan proses, keterampilan, kreativitas, dan cara pandang yang tepat, sesuatu yang sederhana dapat menghasilkan nilai dan peluang baru.

Thariq turut menekankan pentingnya harmoni dalam menghasilkan sajian kopi yang berkualitas. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh bahan dan teknik meracik, tetapi juga oleh ketekunan, suasana hati, kreativitas, serta nilai-nilai spiritual yang menyertai proses tersebut.

Ia mengingatkan bahwa kopi berasal dari alam sehingga patut disyukuri. Bagi peserta yang beragama Islam, doa dan selawat dapat menjadi pengingat untuk menjalankan usaha dengan niat baik, penuh rasa syukur, dan tanggung jawab.


Lebih lanjut, Bupati berharap pelatihan barista tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran semata. Peserta perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan menjadi usaha nyata dan berkembang sesuai karakter serta kreativitas masing-masing.

Menurutnya, meskipun peserta memperoleh ilmu dasar yang sama, setiap orang memiliki kesempatan untuk bereksperimen menciptakan formulasi, racikan, dan sajian kopi dengan ciri khas tersendiri. Kreativitas tersebut diharapkan mampu melahirkan produk unggulan yang memiliki identitas dan daya saing.

Bupati juga membuka peluang pengembangan produk kopi lokal Gorontalo Utara agar semakin dikenal masyarakat. Ia mendorong adanya kolaborasi antara pelaku usaha muda dan perangkat daerah terkait, khususnya dalam pendampingan, promosi, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah daerah, lanjutnya, diharapkan tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga terus memantau perkembangan peserta, memfasilitasi usaha yang mulai tumbuh, serta membantu memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

“Harapan saya, setelah pelatihan ini selesai, adik-adik tidak berhenti sampai di sini. Keterampilan yang diperoleh harus terus dikembangkan, masing-masing berani bereksperimen, membangun usaha, dan menghasilkan produk kopi dengan ciri khas sendiri. Pemerintah daerah akan mendukung upaya pengembangan usaha tersebut,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap lahir wirausaha muda yang terampil, kreatif, dan mandiri, sekaligus mampu memanfaatkan potensi kopi sebagai peluang ekonomi produktif. Dengan dukungan pendampingan dan promosi yang berkelanjutan, usaha kopi diharapkan dapat menjadi salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan UMKM serta membuka lapangan kerja baru di daerah.

Turut hadir pada kegiatan ini Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Politik Yusuf Abdullah Hasan, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gorontalo Utara Farial Usu beserta jajaran dan peserta pelatihan. (Kominfo-Gorut)