info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu: Ketahanan Keluarga Kunci Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 244 Kali
Bupati Thariq Modanggu: Ketahanan Keluarga Kunci Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Kabupaten Gorontalo Utara. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Camat Se Kabupaten Gorontalo Utara, ASN PNS / P3K), para Kepala Desa, para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana, para Murid Sekolah Lansia, serta peserta upacara lainnya. kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara, pada hari Selasa (07-07-2026)

Dalam amanatnya, Bupati Thariq Modanggu mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat, perkembangan teknologi digital, serta pergeseran nilai-nilai sosial yang semakin kompleks.

Menurut Bupati, keluarga yang tangguh merupakan syarat mutlak dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas sekaligus menjadi penentu keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita harus bertanya kepada diri sendiri, sudahkah keluarga kita menjadi tempat terbaik bagi tumbuh kembang generasi penerus? Ketangguhan keluarga bukan lagi sebuah pilihan, tetapi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak," tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga. Pertama, meningkatkan kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan stunting, Kedua, membangun pendidikan karakter dengan menjadikan rumah sebagai tempat pertama menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas. Ketiga, memperkuat ketahanan mental anak agar mampu menghadapi berbagai tekanan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan khusus kepada para ayah agar lebih aktif dalam pengasuhan anak. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional sangat menentukan pembentukan karakter dan kepribadian anak.

Ia mengingatkan agar para orang tua tidak membiarkan gawai mengambil alih peran keluarga. Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang hangat dengan anak, membatasi penggunaan gawai secara bijak, serta menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

Lebih lanjut, Bupati menilai berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran pelajar, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba merupakan alarm bahwa fungsi keluarga harus terus diperkuat.


"Keluarga adalah benteng pertama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman sosial. Jadikan rumah sebagai tempat yang paling dirindukan sehingga anak-anak selalu kembali kepada nilai-nilai kebaikan," ujarnya.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Bupati juga mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33 seraya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai keluarga melalui pengasuhan yang berkualitas demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, harmonis, dan tangguh sebagai pondasi lahirnya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Kominfo-Gorut)