Bupati Thariq Modanggu Paparkan Program Strategis Gorontalo Utara kepada Gubernur, Dorong Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sinergi Daerah
Bupati Thariq Modanggu Paparkan Program Strategis Gorontalo Utara kepada Gubernur, Dorong Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sinergi Daerah
Bupati
Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri rapat bersama Pemerintah Provinsi
Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka membahas
program strategis nasional, program strategis Provinsi Gorontalo, serta program
strategis Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula
Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Sabtu (17-10-2026).
Rapat
tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, para asisten dan pimpinan
organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara hadir Bupati Thariq
Modanggu, Sekretaris Daerah Suleman Lakoro, para asisten,serta para pimpinan
OPD Kabupaten Gorontalo Utara.
Pertemuan
ini menjadi ruang koordinasi strategis untuk menyelaraskan program pembangunan
antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, sekaligus
membahas dukungan, pembagian kewenangan, serta langkah percepatan pelaksanaan
program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Dalam
sambutannya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menekankan pentingnya komunikasi
dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dalam
mengawal pelaksanaan berbagai program strategis. Sinergi tersebut diperlukan
agar program yang direncanakan dapat berjalan efektif, saling mendukung, dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada
kesempatan itu, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memaparkan serta menyampaikan
sejumlah usulan dan kebutuhan strategis daerah yang memerlukan dukungan
Pemerintah Provinsi Gorontalo, baik dalam bentuk fasilitasi, rekomendasi,
maupun penguatan koordinasi lintas kewenangan.
Bupati Tahriq
menjelaskan, Gorontalo Utara masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan
kapasitas fiskal dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer. Karena
itu, diperlukan langkah percepatan pembangunan yang terarah, inovatif, dan
kolaboratif untuk memperkuat kemampuan daerah dalam mengembangkan potensi
ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program yang disampaikan adalah “TEMANI LAUT”, sebuah inovasi pengembangan ekosistem kamar-kamar ikan laut yang diarahkan untuk mendukung pemulihan ekosistem laut, menjaga kelestarian terumbu karang, serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir.
Bupati berharap program tersebut dapat dikolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, terutama dalam memperjelas aspek kewenangan, memperoleh rekomendasi yang diperlukan, dan mengintegrasikan dukungan perangkat daerah terkait. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian lingkungan laut dan pengawasan wilayah perairan.
Selain
sektor kelautan, Bupati juga mengangkat sejumlah isu strategis lainnya, di
antaranya penguatan pengawasan wilayah perairan, percepatan penyelesaian
persoalan pertambangan, pembenahan fasilitas pariwisata yang terdampak abrasi,
serta usulan percepatan pembangunan jalan bypass yang membutuhkan koordinasi
dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Dalam
sektor perikanan, Bupati turut mendorong penguatan kerja sama pengelolaan
tempat pelelangan ikan (TPI) dan pengembangan sistem informasi yang
terintegrasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi aktivitas
perikanan, memperkuat pengelolaan potensi pendapatan daerah, serta membuka
ruang kolaborasi antarpemerintah.
Bupati juga
memaparkan program G-30 PB sebagai bagian dari visi pembangunan Gorontalo
Utara 2030 menuju daerah produsen buah. Program tersebut memiliki target
penanaman satu juta pohon buah hingga akhir masa pemerintahan, dengan harapan
dapat memperkuat ekonomi masyarakat, mengembangkan sektor pertanian, dan
menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya,
pencapaian target tersebut membutuhkan dukungan ketersediaan bibit,
pendampingan, serta kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat
agar pelaksanaannya dapat berjalan secara berkelanjutan.
Berbagai
usulan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara
untuk membangun pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi, dengan
menghubungkan potensi daerah, program strategis nasional, dan prioritas
pembangunan provinsi.
Melalui
pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap terbangun
kesepahaman yang lebih kuat mengenai tindak lanjut program, pembagian
kewenangan, serta dukungan konkret yang diperlukan untuk mempercepat
pembangunan daerah.
Sinergi
antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diharapkan menjadi salah
satu kunci untuk menjawab keterbatasan fiskal, mengoptimalkan potensi sumber
daya daerah, serta menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap
peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo Utara.(Kominfo-Gorut)
