info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Perikanan, Dorong Nelayan Sejahtera melalui Inovasi “TEMANI LAUT”

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 91 Kali
Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Perikanan, Dorong Nelayan Sejahtera melalui Inovasi “TEMANI LAUT”

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada nelayan, yang dirangkaikan dengan sosialisasi pengurusan surat rekomendasi BBM bersubsidi, BPJS Ketenagakerjaan, serta pengenalan inovasi daerah “TEMANI LAUT” (Pembuatan Ekosistem Kamar-Kamar Ikan Laut) din Desa Dumolodo Kecamatan Gentuma Raya, Rabu (14-10-2026)

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk meningkatkan produktivitas nelayan, memperluas akses terhadap layanan pemerintah, serta mendorong pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gorontalo Utara  Faizal Piu menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan meliputi 14 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK dan 41 unit box pendingin ikan (cool box). Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas penangkapan, penanganan, dan penyimpanan hasil tangkapan nelayan agar kualitas ikan tetap terjaga.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan dengan menyasar sejumlah wilayah yang menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sebagai bentuk integrasi program bantuan perikanan dengan pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi masyarakat pesisir.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan mengenai mekanisme pengurusan surat rekomendasi BBM bersubsidi. Sosialisasi ini dinilai penting untuk membantu nelayan memperoleh akses bahan bakar yang dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas melaut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah daerah juga menghadirkan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan agar nelayan semakin memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya selama menjalankan profesi di sektor perikanan.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada penyerahan sarana semata, tetapi harus menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat ekonomi nelayan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.

Menurutnya, laut merupakan salah satu kekuatan ekonomi utama Gorontalo Utara yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana. Potensi tersebut perlu didukung dengan sarana perikanan yang memadai, biaya operasional yang lebih efisien, serta lingkungan laut yang tetap produktif.

“Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Namun, tugas pemerintah bukan hanya memberikan bantuan mesin dan sarana perikanan. Kita juga harus memikirkan bagaimana lingkungan laut tetap terjaga sehingga nelayan dapat memperoleh hasil tangkapan tanpa harus selalu pergi semakin jauh ke tengah laut,” tegas Bupati Thariq.

Ia menjelaskan, pemikiran tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan inovasi “TEMANI LAUT”, yakni upaya membangun ekosistem kamar-kamar ikan sebagai tempat berlindung, berkembang, dan berkumpulnya ikan di kawasan perairan tertentu.

Melalui inovasi ini, pemerintah daerah berencana mengembangkan titik-titik habitat ikan dengan melibatkan masyarakat nelayan, termasuk melalui kajian kebutuhan sarana, penempatan struktur pendukung, serta penyiapan fasilitas yang sesuai dengan kondisi perairan setempat.


Bupati Thariq berharap, pengembangan ekosistem kamar-kamar ikan dapat membantu memulihkan habitat laut, mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan nelayan dalam jangka panjang.

Bupati  juga mengaitkan pengembangan “TEMANI LAUT“ dengan potensi pariwisata bahari Gorontalo Utara. Menurutnya, ekosistem laut yang terjaga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk penggemar aktivitas memancing dan wisata bawah laut, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Jangka pendeknya kita memberikan bantuan. Untuk jangka panjang, kita harus memperbaiki laut dan tempat-tempat ikan agar sumber daya perikanan tetap terjaga. Kita ingin anak cucu kita juga bisa menikmati manfaat dari kekayaan laut Gorontalo Utara,” ujarnya.

Bupati Thariq turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga laut dari praktik-praktik yang merusak ekosistem, termasuk penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan. Menurutnya, kerusakan lingkungan laut tidak hanya berdampak pada hasil tangkapan saat ini, tetapi juga mengancam sumber penghidupan generasi mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Profesi nelayan memiliki risiko kerja yang perlu diantisipasi, sehingga perlindungan bagi pekerja dan keluarganya menjadi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Ia juga berharap sosialisasi pengurusan rekomendasi BBM bersubsidi dapat memberikan kemudahan informasi dan membantu nelayan memahami prosedur administrasi yang harus dipenuhi.

Bupati Thariq menyampaikan apresiasi kepada DPRD, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendukung program pemberdayaan nelayan di Gorontalo Utara.

Melalui penyerahan bantuan sarana perikanan, sosialisasi layanan, dan pengembangan inovasi ”TEMANI LAUT”, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap produktivitas nelayan semakin meningkat, keselamatan dan perlindungan kerja semakin diperhatikan, serta kelestarian ekosistem laut tetap terjaga sebagai fondasi ekonomi masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan arah pembangunan sektor perikanan Gorontalo Utara yang tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan sumber daya laut dan peningkatan kesejahteraan nelayan secara berkesinambungan.

Kegiatan ini turut di hadiri Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, diantaranya Robinson Puluhulawa, Rina Polapa dan Mikdad Abdullah,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  Faizal Piu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rabin Daud, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ajuba Thalib, Camat Gentuma Raya Hastomo Musa, Kepala Desa Dumolodo, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Utara dan Masyarakat penerima bantuan Desa Dumolodo Kecamatan Gentuma Raya. (Kominfo-Gorut)