info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana Perikanan di Hutokalo, Dorong Nelayan Sejahtera dan Laut Tetap Terjaga

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 73 Kali
Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana Perikanan di Hutokalo, Dorong Nelayan Sejahtera dan Laut Tetap Terjaga

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada nelayan di Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi pengurusan rekomendasi BBM bersubsidi, BPJS Ketenagakerjaan, serta pengenalan inovasi “TEMANI LAUT” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Kegiatan ini  dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Camat Sumalata, Para Kepala Desa se Kecamatan Sumalata, dan penerima bantuan serta Masyarakat desa Hutakalo, Kamis (22-10-2026)

Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Faizal Piu, menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati meliputi 22 unit sarana pendukung usaha perikanan, terdiri atas sembilan unit box ikan, empat unit mesin tempel berkekuatan 6 PK, sembilan unit mesin tempel berkekuatan 15 PK, serta tiga unit freezer.

Faizal Piu  menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung produktivitas nelayan, meningkatkan kualitas penanganan hasil tangkapan, serta memperkuat sarana usaha perikanan masyarakat.

Selain penyerahan bantuan, Dinas Kelautan dan Perikanan juga memberikan sosialisasi mengenai pengurusan rekomendasi BBM bersubsidi agar nelayan dapat memenuhi persyaratan administrasi untuk memperoleh bahan bakar sesuai ketentuan.

Menurut Faizal, persoalan administrasi kapal masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi nelayan dalam mengakses BBM bersubsidi. Ia menyebutkan, pemerintah daerah sebelumnya telah memfasilitasi pengurusan dokumen Pas Kecil bagi 54 kapal nelayan di Kecamatan Tolinggula, dan proses tersebut telah selesai.

Dokumen kapal dan rekomendasi yang sesuai menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran akses nelayan terhadap BBM bersubsidi untuk kegiatan penangkapan ikan.

Pada kesempatan yang sama, nelayan juga mendapatkan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat yang bekerja di sektor perikanan, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya sesuai ketentuan program.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menegaskan bahwa bantuan pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia meminta agar proses pendataan calon penerima dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Menurut Bupati Thariq, pendataan penerima bantuan bagi nelayan harus memuat informasi yang jelas, antara lain kepemilikan perahu, jenis mesin yang digunakan, serta kondisi usaha perikanan yang dijalankan. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan dapat sesuai dengan kebutuhan dan menunjang aktivitas ekonomi penerima.


“Target saya pada tahun 2027, tidak ada lagi bantuan yang tidak sesuai sasaran. Bantuan harus tepat sasaran, benar-benar bermanfaat, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Thariq.

Ia menekankan bahwa tugas pemerintah tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi harus disertai pendampingan, sosialisasi, serta upaya memastikan masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal.

Bupati juga mengajak para nelayan untuk mengikuti ketentuan pengurusan BBM bersubsidi, memahami manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta memanfaatkan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih lanjut, Thariq memperkenalkan pentingnya inovasi TEMANI LAUT, yakni pembuatan ekosistem kamar-kamar ikan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga dan memulihkan ekosistem laut sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

Ia mengajak para nelayan dan masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga lingkungan laut, termasuk memperhatikan kondisi terumbu karang dan kawasan pesisir yang menjadi bagian penting dari habitat ikan.

Menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan perlu berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Laut yang terjaga akan mendukung ketersediaan sumber daya ikan dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

“Pemerintah daerah bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga berupaya mendampingi nelayan melalui kemudahan akses BBM, perlindungan ketenagakerjaan, dan program untuk memperbaiki ekosistem laut,” menjadi penegasan arah kebijakan Bupati dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap dukungan sarana perikanan, peningkatan akses terhadap BBM bersubsidi, perlindungan sosial tenaga kerja, serta pelaksanaan inovasi “TEMANI LAUT” dapat memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang berpihak kepada masyarakat pesisir, dengan memastikan setiap bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kehidupan nelayan di Gorontalo Utara.(Kominfo-Gorut)