Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana Perikanan di Hutokalo, Dorong Nelayan Sejahtera dan Laut Tetap Terjaga
Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Sarana Perikanan di Hutokalo, Dorong Nelayan Sejahtera dan Laut Tetap Terjaga
Bupati
Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana
perikanan kepada nelayan di Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten
Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi pengurusan
rekomendasi BBM bersubsidi, BPJS Ketenagakerjaan, serta pengenalan inovasi “TEMANI
LAUT” sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan
ekosistem laut.
Kegiatan
ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten
Gorontalo Utara, Camat Sumalata, Para Kepala Desa se Kecamatan Sumalata, dan
penerima bantuan serta Masyarakat desa Hutakalo, Kamis (22-10-2026)
Dalam
laporan kegiatan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo
Utara, Faizal Piu, menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan secara simbolis
oleh Bupati meliputi 22 unit sarana pendukung usaha perikanan, terdiri atas
sembilan unit box ikan, empat unit mesin tempel berkekuatan 6 PK,
sembilan unit mesin tempel berkekuatan 15 PK, serta tiga unit freezer.
Faizal Piu menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut
merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung produktivitas
nelayan, meningkatkan kualitas penanganan hasil tangkapan, serta memperkuat
sarana usaha perikanan masyarakat.
Selain
penyerahan bantuan, Dinas Kelautan dan Perikanan juga memberikan sosialisasi
mengenai pengurusan rekomendasi BBM bersubsidi agar nelayan dapat memenuhi
persyaratan administrasi untuk memperoleh bahan bakar sesuai ketentuan.
Menurut
Faizal, persoalan administrasi kapal masih menjadi salah satu kendala yang
dihadapi nelayan dalam mengakses BBM bersubsidi. Ia menyebutkan, pemerintah
daerah sebelumnya telah memfasilitasi pengurusan dokumen Pas Kecil bagi 54
kapal nelayan di Kecamatan Tolinggula, dan proses tersebut telah selesai.
Dokumen
kapal dan rekomendasi yang sesuai menjadi bagian penting dalam mendukung
kelancaran akses nelayan terhadap BBM bersubsidi untuk kegiatan penangkapan
ikan.
Pada
kesempatan yang sama, nelayan juga mendapatkan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan
sebagai upaya meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat yang bekerja di
sektor perikanan, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun
risiko lainnya sesuai ketentuan program.
Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menegaskan bahwa bantuan pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia meminta agar proses pendataan calon penerima dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Menurut Bupati Thariq, pendataan penerima bantuan bagi nelayan harus memuat informasi yang jelas, antara lain kepemilikan perahu, jenis mesin yang digunakan, serta kondisi usaha perikanan yang dijalankan. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan dapat sesuai dengan kebutuhan dan menunjang aktivitas ekonomi penerima.
“Target
saya pada tahun 2027, tidak ada lagi bantuan yang tidak sesuai sasaran. Bantuan
harus tepat sasaran, benar-benar bermanfaat, dan menjawab kebutuhan
masyarakat,” tegas Thariq.
Ia
menekankan bahwa tugas pemerintah tidak berhenti pada penyerahan bantuan,
tetapi harus disertai pendampingan, sosialisasi, serta upaya memastikan
masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal.
Bupati juga
mengajak para nelayan untuk mengikuti ketentuan pengurusan BBM bersubsidi,
memahami manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta memanfaatkan program
pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Lebih
lanjut, Thariq memperkenalkan pentingnya inovasi TEMANI LAUT, yakni pembuatan
ekosistem kamar-kamar ikan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah
dalam menjaga dan memulihkan ekosistem laut sekaligus mendukung keberlanjutan
sumber daya perikanan.
Ia mengajak
para nelayan dan masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga lingkungan laut,
termasuk memperhatikan kondisi terumbu karang dan kawasan pesisir yang menjadi
bagian penting dari habitat ikan.
Menurutnya,
upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan perlu berjalan beriringan dengan perlindungan
lingkungan. Laut yang terjaga akan mendukung ketersediaan sumber daya ikan dan
keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir dalam jangka panjang.
“Pemerintah
daerah bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga berupaya mendampingi nelayan
melalui kemudahan akses BBM, perlindungan ketenagakerjaan, dan program untuk
memperbaiki ekosistem laut,” menjadi penegasan arah kebijakan Bupati dalam
kegiatan tersebut.
Melalui
kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap dukungan sarana
perikanan, peningkatan akses terhadap BBM bersubsidi, perlindungan sosial
tenaga kerja, serta pelaksanaan inovasi “TEMANI LAUT” dapat memperkuat sektor
perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.
Pemerintah
daerah juga berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang berpihak
kepada masyarakat pesisir, dengan memastikan setiap bantuan disalurkan secara
tepat sasaran dan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kehidupan
nelayan di Gorontalo Utara.(Kominfo-Gorut)
