Bupati Thariq Modanggu Teken Nota Kesepahaman Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Bersama Kemendikdasmen RI
Bupati Thariq Modanggu Teken Nota Kesepahaman Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Bersama Kemendikdasmen RI
Bupati
Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri sekaligus melakukan
penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dengan Pemerintah
Provinsi Gorontalo serta pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, Kamis
(15-10-2026).
Kegiatan ini
di hadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Pemerintah Kabupaten Kota se
Provinsi Gorontalo dan berlangsung di
Aula Dulohupa, Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, sebagai bagian dari upaya
memperkuat kerja sama dalam pengembangan dan pembinaan bahasa di wilayah
Provinsi Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Thariq Modanggu didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yusuf Abdullah Hasan, serta Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan program pengembangan, pembinaan, serta pelindungan bahasa.
Melalui
kerja sama tersebut, diharapkan koordinasi antara Badan Pengembangan dan
Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan
pemerintah kabupaten/kota semakin optimal dalam mendorong penggunaan bahasa
Indonesia yang baik dan benar, sekaligus menjaga kelestarian bahasa daerah
sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Keterlibatan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan
pemerintah daerah terhadap penguatan kebijakan kebahasaan, baik dalam
lingkungan pemerintahan maupun dalam kehidupan masyarakat.
Dengan
adanya nota kesepahaman ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk
memperkuat program kebahasaan yang berkelanjutan, meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap pentingnya penggunaan bahasa Indonesia, serta melestarikan
bahasa daerah bagi generasi mendatang. (Kominfo-Gorut)
