Pemkab Gorontalo Utara Luncurkan Desa Siaga Aktif TBC dan Satgas Kawasan Tanpa Rokok di Kecamatan Sumalata
Pemkab Gorontalo Utara Luncurkan Desa Siaga Aktif TBC dan Satgas Kawasan Tanpa Rokok di Kecamatan Sumalata
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara terus memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan
masyarakat melalui penguatan peran desa. Hal tersebut ditandai dengan
peluncuran Desa Siaga Aktif Tuberkulosis (TBC) sekaligus Launching dan
Pengukuhan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (Satgas KTR) se-Kecamatan Sumalata
yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten
Gorontalo Utara, Irwan A. Usman, mewakili Bupati Gorontalo Utara, bertempat di
Aula Sobuto, Kecamatan Sumalata, Rabu (15-07-2027).
Kegiatan
tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara beserta
jajaran, Camat Sumalata, Polsek Sumalata, unsur pemerintah kecamatan, para
kepala desa, tenaga kesehatan, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam
sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa pembentukan Desa Siaga Aktif TBC
merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program
nasional eliminasi Tuberkulosis. Melalui program ini, pemerintah desa didorong
menjadi garda terdepan dalam menemukan kasus TBC secara aktif, memastikan
penderita mendapatkan pengobatan hingga sembuh, serta mencegah munculnya
penularan baru secara berkelanjutan.
"Keberhasilan
penanggulangan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi
membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa, kader
kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga agar penanganan dapat dilakukan
secara cepat, tepat, dan berkesinambungan," ujar Irwan A. Usman.
Selain itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gorontalo Utara juga secara resmi meluncurkan dan mengukuhkan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (Satgas KTR) sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari paparan asap rokok.
Menurutnya,
pembentukan Satgas KTR bertujuan melindungi hak masyarakat untuk memperoleh
udara yang bersih dan sehat serta menjadi garda terdepan dalam mengedukasi
masyarakat mengenai pentingnya penerapan Kawasan Tanpa Rokok di fasilitas
pelayanan kesehatan, sekolah, tempat ibadah, perkantoran, dan ruang publik
lainnya.
"Penerapan
Kawasan Tanpa Rokok bukan semata-mata membatasi kebiasaan merokok, tetapi
merupakan upaya melindungi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan kelompok
rentan, dari bahaya paparan asap rokok sehingga tercipta lingkungan yang sehat,
nyaman, aman, dan produktif," jelasnya.
Asisten
Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gorontalo Utara berharap Desa Siaga
Aktif TBC dan Satgas Kawasan Tanpa Rokok dapat menjadi gerakan bersama yang
melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih dan
sehat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan upaya pengendalian TBC serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok dapat berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat Gorontalo Utara yang lebih sehat dan berkualitas.
Mengakhiri
sambutan, Asisten Pemerintahan dan Kesra secara resmi melaunching Desa Siaga
Aktif TBC dan mengukuhkan Satgas Kawasan Tanpa Rokok se-Kecamatan Sumalata
sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan
masyarakat. (Kominfo-Gorut)
