Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Terima Tim Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi
Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Terima Tim Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi
Sekretaris
Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menerima audiensi Tim Feasibility
Study (FS) atau Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), Selasa
(13-10-2026), bertempat di Ruang Kerja Bupati Gorontalo Utara.
Pertemuan
tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Ramdan Pane,
bersama jajaran, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yusuf
Abdullah Hasan; Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo Utara, Rusli Akase;
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Utara, Amanda
Sunge.
Audiensi
ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka penyusunan studi kelayakan
pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi.
Penyusunan
studi kelayakan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengkaji potensi,
kesiapan, serta peluang pengembangan sektor peternakan ayam secara
terintegrasi, mulai dari aspek produksi hingga pengolahan dan pemasaran hasil.
Keterlibatan
perangkat daerah terkait, khususnya bidang perencanaan pembangunan, pertanian,
dan pekerjaan umum, menjadi bagian penting dalam mendukung kajian terhadap
berbagai aspek yang diperlukan dalam pengembangan program tersebut.
Melalui
koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan dapat
memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai peluang pengembangan Hilirisasi
Ayam Terintegrasi, sehingga hasil studi kelayakan nantinya dapat menjadi bahan
pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan dan tindak lanjut program sesuai
dengan potensi serta kebutuhan daerah.
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara terus mendorong koordinasi lintas pemerintahan dan
perangkat daerah dalam menjajaki peluang pengembangan sektor produktif yang
berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor peternakan,
serta membuka peluang peningkatan nilai tambah bagi masyarakat.(Kominfo-Gorut)
