info@gorutkab.go.id +6285240046579

Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Terima Tim Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 58 Kali
Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Terima Tim Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menerima audiensi Tim Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), Selasa (13-10-2026), bertempat di Ruang Kerja Bupati Gorontalo Utara.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Ramdan Pane, bersama jajaran, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yusuf Abdullah Hasan; Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo Utara, Rusli Akase; Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Utara, Amanda Sunge.

Audiensi ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka penyusunan studi kelayakan pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi.

Penyusunan studi kelayakan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengkaji potensi, kesiapan, serta peluang pengembangan sektor peternakan ayam secara terintegrasi, mulai dari aspek produksi hingga pengolahan dan pemasaran hasil.

Keterlibatan perangkat daerah terkait, khususnya bidang perencanaan pembangunan, pertanian, dan pekerjaan umum, menjadi bagian penting dalam mendukung kajian terhadap berbagai aspek yang diperlukan dalam pengembangan program tersebut.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai peluang pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, sehingga hasil studi kelayakan nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan dan tindak lanjut program sesuai dengan potensi serta kebutuhan daerah.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus mendorong koordinasi lintas pemerintahan dan perangkat daerah dalam menjajaki peluang pengembangan sektor produktif yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor peternakan, serta membuka peluang peningkatan nilai tambah bagi masyarakat.(Kominfo-Gorut)